Umat Islam Bukan Hedonis

https://quantumfiqih.blogspot.com/2016/02/umat-islam-bukan-hedonis.html
Oleh Brilly El-Rasheed, S.Pd.
عن معاذ ابن جبل أن رسول الله
صلى الله عليه وسلم لما بعث به إلى اليمن قال له إياك والتنعم فإن عباد الله ليسوا
بالمتنعمين
Dari Mu’adz bin Jabal, ketika ia diutus ke Yaman,
Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam
berpesan kepadanya: “Tinggalkanlah sifat gemar
bersenang-senang (at tana’um). Karena hamba Allah yang sejati bukanlah orang
yang gemar bersenang-senang” (HR. Ahmad 5/243, 244, Ath Thabrani
dalam Musnad Asy Syamiyyin
279, Abu Nu’aim dalam Hilyatul Auliya 5/155)
‘Ali Al-Qari menjelaskan “at
tana’um adalah berlebihan dalam memuaskan nafsu dalam bentuk selalu
berkeinginan merasakan nikmat secara berlebihan, serta selalu merasa tidak
pernah puas” (Mirqatul Mafatih,
8/3295).
‘Ali
Al-Qari menambahkan “Sesungguhnya hamba Allah yang ikhlas bukanlah orang yang
gemar bersenang-senang. Bahkan sifat demikian adalah ciri khas orang kafir,
para penggemar maksiat, orang yang lalai dan orang yang jahil. Sebagaimana
firman Allah,
ذَرْهُمْ
يَأْكُلُوا وَيَتَمَتَّعُوا وَيُلْهِهِمُ الْأَمَلُ فَسَوْفَ يَعْلَمُونَ
“Biarkanlah mereka
(di dunia ini) makan dan bersenang-senang dan dilalaikan oleh angan-angan
(kosong), maka kelak mereka akan mengetahui (akibat perbuatan mereka).” [QS. Al
Hijr: 3]
dan juga
firman-Nya,
وَالَّذِينَ
كَفَرُوا يَتَمَتَّعُونَ وَيَأْكُلُونَ كَمَا تَأْكُلُ الْأَنْعَامُ وَالنَّارُ
مَثْوًى لَهُمْ
“Dan orang-orang
kafir bersenang-senang (di dunia) dan mereka makan seperti makannya binatang.
Dan jahannam adalah tempat tinggal mereka.” [QS. Muhammad: 12]
juga firman-Nya:
إِنَّهُمْ
كَانُوا قَبْلَ ذَلِكَ مُتْرَفِينَ
“Sesungguhnya
mereka sebelum itu hidup bermewahan.” [QS. Al-Waqi’ah: 45].” [Mirqah
Al-Mafatih, 8/3295]